Humadeprov – Persatuan Istri Anggota Dewan (PIAD) DPRD Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan bertajuk “Peningkatan dan Optimalisasi Peran UMKM Perempuan Kepala Keluarga untuk Pemberdayaan Ekonomi Inklusif Melalui Ruang Bersama Indonesia (RBI)” sebagai upaya memperkuat kapasitas ekonomi perempuan, khususnya mereka yang menjadi tulang punggung keluarga.
Kegiatan yang dibuka oleh Ketua PIAD DPRD Provinsi Gorontalo, Ny. Nurjannah Yusuf, dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, para narasumber, anggota DPRD, serta para pelaku UMKM perempuan.
Dalam sambutannya, Ny. Nurjannah Yusuf menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga. Tidak sedikit perempuan yang memikul tanggung jawab sebagai pencari nafkah sekaligus pendidik bagi anak-anaknya, sehingga penguatan kapasitas ekonomi perempuan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
“UMKM telah terbukti menjadi sektor yang mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Namun, pelaku UMKM perempuan masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan akses permodalan, peningkatan kualitas produk, pemasaran digital, jejaring usaha hingga pengembangan inovasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui Ruang Bersama Indonesia (RBI) diharapkan lahir ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, organisasi perempuan, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam memberikan pendampingan, penguatan kapasitas, serta akses terhadap berbagai peluang usaha bagi perempuan. Program ini juga sejalan dengan komitmen PIAD dalam mendukung pemberdayaan perempuan di Provinsi Gorontalo.
DPRD Gorontalo
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi bukan hanya tentang meningkatkan pendapatan, tetapi juga membangun rasa percaya diri, memperluas kesempatan, dan mendorong kemandirian perempuan agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Perempuan kepala keluarga harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang, mengakses pembiayaan, memanfaatkan teknologi digital, dan memperluas pasar bagi produk-produknya,” katanya.
Ketua PIAD juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelatihan semata, melainkan ditindaklanjuti melalui pendampingan yang berkelanjutan, pembentukan jejaring usaha, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan platform digital agar UMKM perempuan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Di akhir sambutannya, Ny. Nurjannah Yusuf mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan membangun kolaborasi sebagai modal penting dalam mengembangkan usaha masing-masing.
“Semoga ikhtiar bersama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi keluarga, memperluas kesempatan usaha, serta melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang mampu berkontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Gorontalo,” tutupnya.
