Humas Deprov — Opening Ceremony Gebyar UMKM Gorontalo 2026 resmi digelar pada Jumat, 24 April 2026, bertempat di Grand Palace Convention Center (GPCC), Kota Gorontalo. Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing untuk Ekonomi Gorontalo yang Tangguh dan Mandiri” sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pengembangan UMKM di tingkat provinsi.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta doa bersama. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan panitia dan penampilan tarian pembukaan yang menambah semarak suasana. Sambutan kemudian disampaikan oleh perwakilan Bank Indonesia yang menekankan pentingnya penguatan sektor UMKM sebagai pilar ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama terkait pembiayaan dan penjualan produk UMKM. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pembukaan resmi Gebyar UMKM 2026 yang ditandai dengan Kick Off Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) 2026 serta launching G-20. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta kunjungan ke booth UMKM dan festival kuliner.
Kepala Bank Indonesia dalam sambutannya menyampaikan sejumlah poin penting, di antaranya mendorong peningkatan kualitas produk UMKM, khususnya pada aspek kemasan, desain, serta kualitas wastra karawo. Selain itu, perluasan akses pasar hingga ke tingkat nasional dan global melalui onboarding ke platform e-commerce juga menjadi perhatian utama.
Lebih lanjut, inovasi produk berkelanjutan yang adaptif terhadap perkembangan digital dan berorientasi pada green economy turut ditekankan. Peran generasi muda juga dinilai strategis dalam pengembangan UMKM melalui berbagai program, termasuk duta UMKM sebagai wadah kreativitas dan kewirausahaan. Tidak kalah penting, dorongan untuk melahirkan produk unggulan baru seperti kopi Liberica dari Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula, Gorontalo Utara, yang telah masuk kategori specialty coffee dengan nilai cup score 81 persen, menjadi salah satu fokus pengembangan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo, para Bupati/Wali Kota, instansi terkait, pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo yang mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Lolly Yunus, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha.
“Gebyar UMKM ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi menjadi langkah konkret dalam mendorong UMKM Gorontalo naik kelas. Kami di DPRD tentu mendukung penuh upaya peningkatan kualitas, akses pasar, dan inovasi produk agar UMKM mampu bersaing di tingkat nasional hingga global,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas sektor perlu terus diperkuat agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh dan mandiri.
Dengan terselenggaranya Gebyar UMKM Gorontalo 2026, diharapkan dapat menjadi momentum strategis dalam meningkatkan daya saing produk lokal serta memperkuat fondasi ekonomi Gorontalo ke depan.
