Humas Deprov — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan lapangan terhadap calon penerima program hibah untuk Majelis Taklim di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (12/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan calon penerima, kondisi kelembagaan, serta kesiapan administrasi sebelum program hibah direalisasikan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengawasan DPRD terhadap usulan yang bersumber dari aspirasi masyarakat melalui Pokir
Dalam kunjungan tersebut, pengurus Majelis Taklim Ar-Ridha menyampaikan bahwa pihaknya masih menghadapi kendala administrasi akibat adanya pergantian kepengurusan. Salah satu hal yang perlu segera diselesaikan adalah pengurusan nomor rekening atas nama Majelis Taklim sebagai bagian dari kelengkapan administrasi penerima hibah.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Djoni Dalanggo, mengatakan peninjauan lapangan penting dilakukan agar setiap usulan Pokir benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi calon penerima sekaligus memastikan administrasinya. Untuk Majelis Taklim Ar-Ridha, ada pergantian pengurus sehingga rekening kelembagaan juga perlu segera disesuaikan. Ini harus diselesaikan agar tidak menjadi kendala dalam proses selanjutnya,” ujar Djoni.
Djoni menegaskan, program hibah yang diperjuangkan melalui Pokir merupakan bagian dari upaya DPRD menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Karena itu, setiap tahapan harus dipastikan berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
“Pokir ini berasal dari aspirasi masyarakat. Tugas kami bukan hanya mengusulkan, tetapi juga mengawal agar programnya benar-benar sampai kepada penerima yang membutuhkan dan memberikan manfaat,” tegasnya.
Ia berharap pengurus Majelis Taklim Ar-Ridha segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi, sehingga proses pengusulan hibah dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap persoalan administrasi segera diselesaikan. Prinsipnya, selama sesuai ketentuan dan persyaratannya lengkap, aspirasi masyarakat akan terus kami kawal,” pungkas Djoni.
