Ketua Komisi IV Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Dukung Percepatan Swasembada Pangan

Berita103 Dilihat

Humas Deprov — Ketua DPRD Provinsi Gorontalo yang diwakili pimpinan Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang terkoneksi secara virtual bersama Prabowo Subianto dan Kapolri, Sabtu (16/5/2026), bertempat di Desa Molintogupo, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Gorontalo, Wakapolda Gorontalo, Kajati Gorontalo, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Danrem, Danlanal, Bupati Bone Bolango, serta Gubernur Gorontalo sebagai bentuk sinergi bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Moh Ikbal Al Idrus, menyampaikan apresiasi terhadap program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong percepatan swasembada pangan di Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi antara Polri, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan program ketahanan pangan nasional.

“Program percepatan swasembada pangan ini merupakan langkah besar pemerintah pusat. Kami sangat mengapresiasi kerja sama Polda Gorontalo yang terus bahu membahu dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan di Provinsi Gorontalo,” ujar Ikbal Al Idrus.

Sebagai legislator dari Partai Gerindra, Ikbal menilai Gorontalo memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang selama ini menjadi salah satu prioritas unggulan daerah.

Ia menegaskan bahwa produksi jagung Gorontalo yang besar membutuhkan kolaborasi kuat seluruh pihak agar produktivitas dapat terus meningkat dari kuartal ke kuartal.

“Jagung menjadi prioritas utama di Gorontalo. Karena itu dibutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat agar produksi jagung terus meningkat dibanding kuartal sebelumnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ikbal berharap adanya peningkatan produksi jagung secara berkelanjutan dapat diikuti dengan perhatian terhadap kesejahteraan petani, termasuk dukungan berupa bantuan bibit, pupuk, serta stabilitas harga jagung agar tetap menguntungkan petani.

“Kita ingin petani jagung mendapatkan perhatian yang lebih baik, baik dari sisi bantuan produksi maupun harga jual yang terus ditingkatkan agar kesejahteraan mereka juga ikut meningkat,” pungkasnya.

Kegiatan panen raya jagung serentak ini menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah pusat, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

Pewarta: ICK Mopangga