Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, kembali turun ke lapangan guna menemui masyarakat konstituennya. Langkah ini dilakukan dalam rangka agenda Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 yang dipusatkan di Desa Mootinelo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (2/7/2026).Kegiatan tatap muka ini berlangsung hangat dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mootinelo beserta jajaran aparat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat yang antusias menyampaikan keluh kesah mereka.Mengawali pertemuan, Kepala Desa Mootinelo, Rustam Ismadi, menyampaikan kata pengantarnya sekaligus mengapresiasi kehadiran pimpinan legislatif tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dengar pendapat dan penyerapan aspirasi secara langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo.Dalam sambutannya, Thomas Mopili menegaskan komitmennya bahwa seluruh hasil aspirasi yang mengemuka dalam reses kali ini akan dikawal ketat dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun depan.Ia juga menyempatkan diri untuk mengingatkan warga bahwa pada tahun 2025 lalu, komitmen pembangunan di Desa Mootinelo sudah terealisasi nyata lewat pengucuran bantuan modal UMKM bagi 35 orang penerima serta bantuan 1 ekor sapi.“Mudah-mudahan hasil aspirasi ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Mootinelo,” ujar Thomas di hadapan warga.Deretan Keluhan Warga: Dari Drainase Rusak hingga Seragam Majelis TaklimSelama sesi diskusi interaktif, sejumlah keluhan dan kebutuhan mendesak warga desa mencuat ke permukaan. Masalah infrastruktur menjadi keluhan utama. Warga melaporkan kondisi saluran pembuangan atau gorong-gorong desa yang saat ini rusak parah, sehingga memicu luapan air drainase masuk ke dalam rumah-rumah warga saat hujan.Selain itu, warga juga mendesak adanya perbaikan akses jalan yang menuju ke Pondok Pesantren Hidayatullah karena kondisinya yang sudah rusak, perbaikan jalan akses lingkungan sepanjang kurang lebih 100 meter, serta usulan sektor pertanian berupa bantuan pengadaan bibit jagung dan bantuan sapi minimal 2 ekor.Aspirasi non-fisik juga disuarakan oleh kaum perempuan setempat. Sebanyak 17 kader Posyandu berharap mendapatkan bantuan kaos kader untuk menunjang operasional mereka. Tidak ketinggalan, perwakilan dari 3 kelompok Majelis Taklim Mootinelo yang beranggotakan 80 orang turut mengusulkan bantuan pakaian seragam majelis.Respon Cepat Ketua DPRD: Gandeng Dinas PUPR dan Rogoh Kocek PribadiMenanggapi deretan rentetan keluhan tersebut, Thomas Mopili menyatakan sikap tegas akan langsung menampung dan mengambil langkah cepat untuk menindaklanjutinya.Khusus untuk penanganan infrastruktur vital seperti perbaikan jalan dan gorong-gorong yang membutuhkan anggaran besar, Thomas berjanji akan segera meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo guna melakukan survei lapangan serta menghitung kebutuhan anggaran teknisnya agar bisa diintervensi oleh pemerintah provinsi.Menariknya, aksi responsif dan kepedulian sosial langsung ditunjukkan Thomas di akhir acara. Ia memutuskan untuk langsung mengeksekusi beberapa permintaan warga tanpa harus menunggu proses birokrasi anggaran daerah.“Sementara untuk pakaian seragam kader Posyandu dan 3 kelompok Majelis Taklim, akan saya bantu melalui dana pribadi,” tegas Thomas yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari warga, sekaligus menutup rangkaian kegiatan reses hari itu.
