Humas Deprov – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja guna memantau ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa bersama jajaran Komisi II.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi II turut mengunjungi beberapa SPBU yang ada di Provinsi Gorontalo, di antaranya SPBU Desa Luhu, Desa Ulapato, dan Kelurahan Hepuhulawa, guna memastikan secara langsung kondisi stok dan distribusi BBM di lapangan.
Dalam keterangannya, Ridwan Monoarfa menegaskan bahwa DPRD memberikan perhatian serius terhadap ketersediaan BBM, khususnya jenis solar, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.
“Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kami ingin memastikan ketersediaan BBM bersubsidi tetap aman agar aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut dari rapat dengar pendapat bersama Aliansi Sopir Kontainer Provinsi Gorontalo yang sebelumnya difasilitasi oleh Komisi I dan II DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam pertemuan tersebut, DPRD menghadirkan Hiswana Migas dan PT Pertamina Patra Niaga untuk membahas berbagai kendala distribusi BBM yang dikeluhkan para sopir.
Namun demikian, meskipun telah ada komitmen dari pihak terkait untuk menambah kuota solar, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa realisasi penambahan tersebut belum terlihat signifikan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU.
“Kami memegang janji dari Hiswana Migas dan Pertamina terkait penambahan kuota solar. Namun, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok belum mengalami peningkatan yang signifikan sesuai kesepakatan,” ungkap Wakil Ketua DPRD saat peninjauan.
Sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi kepadatan dan mencegah antrean panjang, beberapa SPBU di wilayah strategis mulai melakukan penyesuaian jam operasional. SPBU di wilayah Luhu dan Ulapato, misalnya, kini membuka layanan lebih awal, yakni mulai pukul 05.00 WITA.
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketat serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar komitmen penambahan kuota BBM segera direalisasikan. Hal ini dilakukan demi menjamin kenyamanan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Pewarta : Noura
