Hari Terakhir Reses, Hamzah Idrus Serap Aspirasi Warga Bulontalangi Timur

Berita, Reses1247 Dilihat

Humas Deprov – Mengakhiri masa reses Dapil II Bone Bolango, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H. Hamzah Idrus, melaksanakan kunjungan lapangan di Desa Bulontalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Rifli Katili, Koordinator Dapil II Budy Poha, serta diterima langsung oleh Kepala Desa Bulontalangi Timur bersama aparat desa dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Hamzah Idrus menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung perkembangan desa sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat. Desa Bulontalangi Timur sendiri merupakan pemekaran dari Desa Bulontalangi pada tahun 2007–2008. Dahulu desa ini tergolong sangat tertinggal, tanpa penerangan listrik dan sekitar 90 persen rumah warga masih berdinding pitate. Namun berkat penguatan sektor perkebunan, kini Bulontalangi Timur telah berkembang dan masuk dalam kategori Desa Mandiri.

Sejumlah aspirasi dan keluhan disampaikan dalam dialog bersama warga. Di antaranya permintaan tambahan alat pertanian karena saat ini baru tersedia enam unit, serta dukungan terhadap komoditas unggulan desa berupa sayur kangkung dan bawang merah.

Kepala Dusun III mengusulkan perbaikan jembatan penghubung Dusun III dan IV serta bantuan air untuk masjid. Menanggapi hal tersebut, Hamzah Idrus menjelaskan bahwa untuk kebutuhan air masjid, pihaknya telah meminta informasi terkait estimasi panjang pipa untuk sumur bor, namun hingga kini belum menerima datanya. Jika sudah tersedia, bantuan akan diupayakan melalui dana Yayasan Hamzah Idrus Peduli. Sementara untuk jembatan, ia meminta agar foto dan RAB segera dikirim untuk selanjutnya diupayakan melalui dana yayasan.

Keluhan juga datang dari Kepala Dusun II terkait kebutuhan drainase untuk lahan sawah dan perkebunan. Hamzah Idrus menilai perlu dilakukan peninjauan kembali, mengingat jika galian yang ada cukup besar, saat hujan berpotensi menimbulkan sedimentasi. Ia memastikan persoalan tersebut akan dikaji dan dimasukkan dalam program yayasan.

Sementara itu, Kepala Dusun IV menyampaikan kondisi pipa saluran air yang telah rusak. Menanggapi hal tersebut, Hamzah Idrus meminta data detail berupa foto, ukuran, dan panjang pipa agar dapat segera ditindaklanjuti.

Selain persoalan di tingkat desa, aspirasi masyarakat Kecamatan Tapa dan sekitarnya juga mengemuka terkait perbaikan ruas Jalan Yusuf Hasiru – Lapangan Ipot Tapa yang kondisinya rusak dan kerap menyebabkan kecelakaan.

Hamzah Idrus mengakui bahwa aspirasi perbaikan jalan tersebut sudah sering disampaikan. Namun keterbatasan anggaran daerah dan banyaknya program prioritas lainnya membuat perbaikan belum dapat direalisasikan melalui APBD.

Sebagai bentuk komitmen, Hamzah Idrus mengambil langkah konkret dengan memperbaiki ruas jalan tersebut menggunakan anggaran pribadinya melalui Yayasan Hamzah Idrus Peduli. Pekerjaan perbaikan dijadwalkan mulai pada Sabtu, 14 Februari 2026.
“Ini bagian dari tanggung jawab moral saya untuk membantu masyarakat. Walaupun anggaran pemerintah terbatas, kita tetap berupaya mencari solusi agar kebutuhan mendesak masyarakat bisa segera tertangani,” tegas Hamzah Idrus.