Ridwan Monoarfa Tinjau Bendungan Rusak Saat Reses, Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan

Berita, Reses1137 Dilihat

Humas Deprov – Dalam rangka Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2025–2026, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi bendungan air yang dinilai sudah tidak berfungsi secara maksimal.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait ancaman banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Selasa (10/2/2026)

Bendungan yang ditinjau tersebut menjadi sumber pengendali aliran air bagi pemukiman warga.

Namun, kondisi terkini menunjukkan bahwa fungsi bendungan sudah sangat menurun. Setiap kali musim hujan tiba, air kerap meluap hingga masuk ke area rumah warga, sehingga menimbulkan keresahan dan kekhawatiran masyarakat setempat.

Dari hasil peninjauan lapangan, terlihat jelas bahwa kondisi fisik bendungan sudah tidak layak. Mulai dari pintu air yang tidak lagi berfungsi, hingga tembok bangunan tanggul yang mengalami retakan serius dan terancam roboh. Kerusakan ini dinilai sangat berbahaya apabila tidak segera mendapatkan penanganan.

Kepala desa setempat dalam keterangannya menyampaikan bahwa tanggul bendungan tersebut sebelumnya telah dilakukan renovasi sekitar tahun 2010. Namun, seiring berjalannya waktu dan minimnya perawatan lanjutan, bangunan bendungan kini kembali mengalami kerusakan parah.

“Renovasi terakhir dilakukan sekitar tahun 2010, tetapi sekarang kondisinya sudah rusak. Kami sangat khawatir, karena jika hujan deras, air cepat meluap dan mengancam pemukiman warga,” ungkap kepala desa.

Ridwan Monoarfa dalam kesempatan tersebut menyampaikan keprihatinannya atas kondisi bendungan yang dinilai sudah tidak memenuhi standar keselamatan. Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Ini persoalan serius. Jika bendungan dan tanggul ini dibiarkan tanpa penanganan, maka risikonya sangat besar bagi warga. Aspirasi dan temuan di lapangan ini akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang ada,” tegas Ridwan Monoarfa.

Ia juga menekankan bahwa hasil peninjauan ini akan menjadi bagian dari laporan reses dan akan didorong untuk mendapat perhatian dari pemerintah daerah serta instansi teknis terkait, agar segera dilakukan kajian dan langkah penanganan yang tepat.

Pada pertemuan dan peninjauan tersebut, turut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Monano Selatan serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum, sebagai instansi teknis yang memiliki kewenangan dalam penanganan infrastruktur bendungan dan pengendalian banjir.

Masyarakat berharap, melalui peninjauan langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo ini, pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret, baik berupa perbaikan maupun pembangunan ulang tanggul dan bendungan, guna mencegah terjadinya banjir di masa mendatang.

Peninjauan ini menegaskan komitmen DPRD Provinsi Gorontalo untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan warga, serta mendorong percepatan solusi atas permasalahan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.