DPRD Provinsi Gorontalo

PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO SIAP MENDUKUNG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN AL QUR’AN

Rapat Pansus Penyelenggaraan Pendidikan Al Qur’a yang di Pimpin oleh Ketua Pansus, Adnan Entengo beserta jajaran Anggota Pansus lainnya. Rapat Pansus terebut dihadiri oleh Assisten III Setda Provinsi Gorontalo, Ketua LPTQ beserta jajaran, Unsur Kanwil Agama, Biro Hukum Setda Provinsi Gorontalo, Biro Pemerintahan, Dikbudpora serta Tim penyusun NA dalam rangka membahas Penguatan terhadap isi draft Ranperda

Ketua Pansus Penyelenggaraan Pendidikan Al Qur’an Adnan Entengo mengungkapkan, intinya bahwa pertemuan tadi merupakan rapat rekomendasi dari rapat internal yang dimana rapat internal Pansus menyampaikan, perlu adanya komitmen dari Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam hal ini dukungan penganggaran, apabila perda ini direalisasikan sehingganya tadi kita sedang melangsungkan rapat dan Alhamdulillah tergambarkan dari Pemerintah Provinsi siap mendukung penyelenggaraan Pendidikan Al Qur’an, yang dimana berangkat dari keresahan bersama bahwa masih banyak siswa ataupun anak generasi kita yang jauh baca tulis apalagi memaami Al Qur’an

Adnan menambahkan, Memang ada pertimbangan – pertimbangan konsideran daripada perda ini sebab nantinya akan berhadapan dengan kewenangan mutlak ataupun absolute terkait dengan pengelolaan keagamaan, olehnya itu kami belum sampai pada pembahasan substansi pasal per pasal judul dan sebagainya, akan tetapi pada prinsipnya yaitu bagaimana menyatukan komitmen itu kalaupun nantinya ada hal – hal yang ketika kita bawa ke Kemendagri ataupun pada sisi yuridis akan terjadi, kita sudah punya langkah – langkah ataupun alternative. Muatan lokal bisa jadi, nanti akan masuk pada ranperda penyelenggaraan pendidikan atau kita buat perda yang memang betul – betul yang tidak mnggambarkan sebagaimana hasil konsultasi dengan Kemendagri, bahwa begitu melihat judul, terkesan diskriminatif atau hanya mengurus satu agama keyakinan saja, jadi ini kita akan cari celah. Tapi pada prinsipnya Alhamudillah dengan semangat yang ada, kita bisa melanjutkan.

Berkaitan dengan implementasi dengan penyelenggaraan pendidikan Al Qur’an, berharap seluruh Masyarakat Gorontalo yang beragama Islam, kita akan menguatkan kelembagaan yang sudah ada yaitu LPTQ Lembaga Pendidikan Al Qur’an, bahwa pada pembahasan Ramperda ini bahkan di Bapemperda teman – teman dari Kristen juga memberikan aspirasi, bagaimana juga kami dipikirkan dengan semangat NKRI semangat Pancasila khususnya sila ke satu Ketuhanan Yang Maha Esa dan kami pun menyampaikan dirapat bahwa bagaimana saudara – saudara kita yang non Muslim juga terakomidir secara regulasi, karena mereka pun adalah anak – anak Bangsa kita dan mereka juga butuh atau mendapat pengayoman terhadap penyelenggaraan pendidikan Agama dalam hal ini dari sisi pengadaan tenaga pendidikan dan itu sudah di sampaikan harus ada payung ataupun regulasi Terkait aspirasi Dikbudpora, yaitu meminta atau mengusulkan untuk pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan ke SMA dan SMK agar bisa diberlakukan selama 5 hari, yaitu senin sampai dengan Jum’at dan sabtu bisa diliburkan untuk memberikan waktu kepada tenaga Kependidikan ataupun kepada siswa, sehingga pembelajarannya bisa dipindahkan kerumah, jadi disekolah hanya senin sampai jum’at, nanti secara ukuran teknisnya kami meminta kepada Dikbudpora, tapi pada prinsipnya kami sudah menyampaikan sebab ini juga ada beberapa aspirasi dari stakeholder pendidikan Kepala sekolah kepada kami untuk bagaimana bisa diatur waktu lima hari kerja, lima hari penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar untuk SMA dan SMK, “tutup Adnan”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *